ASAM LEMAK OMEGA DHA DAN AA MENJADI PUSAT PERHATIAN DALAM KONFERENSI ASIA TENTANG GIZI UNTUK ANAK-ANAK.

BEIJING, 19 Oktober 2007 (PRNewswire-AsiaNet).

Penelitian yang sedang dipaparkan minggu ini dalam Kongres Asia Ketiga tentang
ilmu Gizi untuk Anak-anak di Beijing, Cina, menyediakan dukungan kuat untuk
asupan asam lemak pada saat kehamilan, masa balita dan awal masa kecil. Dari
fokus khusus adalah asam lemak omega-3, asam dokosaheksaenoik (DHA), lemak
struktural terbesar di otak dan retina mata, dan asam arakidonik asam lemak
omega-6 (AA), yang melimpah di otak dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan
kekebalan.

Berthold Koletzko, M.D., Rumah Sakit Anak Dr. Von Hauner, Universitas Munich,
akan memaparkan sejumlah rekomendasi Kelompok Gizi Lipid Pra-Kelahiran yang
baru (PeriLip) menyatakan bahwa wanita hamil dan menyusui harus mengkonsumsi
setidaknya 200mg DHA setiap hari. Komisi ahli ini menemukan bahwa wanita dengan
asupan omega-3 DHA lebih tinggi memiliki kehamilan lebih sehat, meliputi berat
kelahiran yang lebih tinggi dan kehamilan prematur yang lebih sedikit. Asupan
DHA juga dihubungkan dengan peningkatan kemampuan balita, kemajuan daya fikir
otak dan perkembangan mata.

Alexandre Lapillone, M.d., Ph.d., Rumah Sakit Saint Vincent de Paul dan
Universitas Paris Descrates, Paris, akan memaparkan penelitian yang menemukan
hubungan positif antara perkembangan penglihatan balita dan asupan DHA/AA.
Penelitian mendukung asupan aturan makan DHA untuk wanita menyusui dan
pencantuman DHA/AA pada formula balita. Penelitian mendukung tingkat dari DHA
pada formula bayi pada setidaknya 0.2 persen dari total asam lemak dan
pencantuman AA pada tingkatan setidaknya setara untuk menambah DHA.

Ada kepedulian publik yang terbatas dari peran omega dalam pertumbuhan balita,