Pertumbuhan Permintaan Uji Perangkat Lunak Industri Perbankan & Keuangan, Asuransi di Indonesia : Survei Maveric System

JAKARTA, Indonesia, 12 Nov, 2010 /PRNewswire-Asia-AsiaNet/ —

75 Persen responden survei mengatakan uji perangkat lunak memainkan peran
sangat penting dalam bisnis

Maveric Systems, pemimpin pasar spesialis uji perangkat lunak independen,
hari ini menyampaikan tentang peningkatan permintaan uji perangkat lunak pada
bank-bank, lembaga-lembaga keuangan dan perusahaan asuransi di Indonesia.
Penemuan ini merupakan hasil dari survei regional yang dilakukan oleh Maveric
Systems baru-baru ini, yang melibatkan 150 pelanggan dari layanan vertikal
perbankan dan keuangan di kawasan. Respon dalam jumlah yang signifikan datang
dari partisipan asal Indonesia.

Hasil dari survei tersebut telah disampaikan saat berlangsungnya Pertemuan
Puncak CXO Uji Perangkat Lunak kedua di Hotel Shangri-la Jakarta, hari ini.
Agenda akbar yang dihadiri perwakilan dari Bank Bukopin, Bank Mandiri,
Prudential, State Bank of India dan lembaga-lembaga keuangan besar lainnya.
Menampilkan berbagai model outsourcing, perangkat uji, pengujian kinerja dan
manajemen proyek, KTT ini memberikan CXO sekilas pandangan mengenai dunia
pengujian dan apa yang perlu diperhatikan saat pembuatan sebuah keputusan
terkait pengujian. Pertemuan diakhiri dengan diskusi panel tingkat tinggi
dimana para CXO dari saling tukar-menukar pandangan mengenai tantangan dan tren
di industri ini.

“Sektor keuangan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang belum pernah
terjadi sebelumnya, dan hal ini menuntut tanggungjawab bagi jaminan
kesinambungan bisnis ini. Hasilnya, kami melihat pertumbuhan minat atas uji
perangkat lunak pada bank-bank, lembaga keuangan, dan perusahaan-perusahaan
asuransi, agar tetap mampu mengatasi berbagai tantangan dan perkembangan maupun
cepatnya perubahan dari berbagai aplikasi,” kata Ritendra Banerjee, Senior Vice
President, Maveric System.

Banerjee menambahkan,”Pasar uji perangkat lunak global diperkirakan
mencapai 56 miliar dolar AS pada 2013, dan pesatnya pertumbuhan ini akan
membutuhkan hampir 30.000 profesional di seluruh dunia pada tahun berikutnya.
Di Indonesia, belanja uji perangkat lunak oleh perbankan dan lembaga-lembaga
keuangan, berdasarkan prediksi konservatif, mencapai 150 juta dolar AS di mana
lima pemain terbesarnya menghabiskan hingga mendekati 33 persen dari total
angka itu.” Maveric Systems saat ini terlibat dengan bank terbesar Indonesia
dalam mengembangkan strategi peningkatan uji proses perusahaan.

Menurut Survei Uji Perangkat Lunak CXO Regional dari Maveric Systems:

— Sekitar 75% responden mengatakan bahwa uji perangkat lunak memainkan
peran “sangat penting” dalam bisnis mereka, dan 25% menyatakan “penting”.

— 40% responden menyatakan terkendala anggaran untuk uji perangkat
lunak, dan 20 persen menyatakan ketidakmampuan untuk menwajudkan Return on
Investment.

— 30% responden merasakan ketidakmampuan para vendor untuk memahami
proses-proses perusahaan ketika perkembangan pengujian menghadapi suatu
tantangan besar, sedangkan 50 persen menghadapi minimnya tenaga ahli di bidang
pengujian mutu perangkat lunak.

— Semua responden telah mengalokasikan anggaran bagi uji perangkat
lunak pada tiga tahun mendatang.

Lembaga-lembaga keuangan saat ini dituntut untuk memperbaiki manajemen
resiko dan transparansi, serta secara simultan menghadapi pertumbuhan volume
perdagangan, gejolak pasar dan kebutuhan penurunan biaya operasi dan IT. Ketika
perusahaan-perusahaan ini menerapkan teknologi solusi untuk meningkatkan
efisiensi dan memenuhi aturan perundangan serta isu-isu kepatuhan, maka
memunculkan tantangan baru dalam melakukan pengujian, dan menjaga perangkat
lunak agar tetap bisa melampaui putaran hidupnya, mulai dari pra-peluncuran
hingga peningkatan kualitas. Mengingat organisasi-organisasi itu saat ini
sangat tergantung atas sistem-sistem yang dipengaruhi perangkat lunak, maka hal
tersebut menjadi prioritas tinggi bagi para CXO di kawasan.

Hadir pada Pertemuan Puncak ini, P Venkatesh, Direktur Maveric Systems
yang menyampaikan, “Melalui pengalaman kami dengan sejumlah proyek pengujian
skala besar di kawasan, sejumlah faktor bagi CXO yang perlu dipertimbangkan
dalam perencanaan mereka.”

Venkatesh menggaris bawahi lima hal terbaik bagi organisasi-organisasi
pengguna untuk dipahami ketika mengembangkan strategi pengujian perangkat lunak:

1. Desain awal: Lebih dari 40 persen kerusakan yang muncul akibat kekurang
pahaman mengenai kebutuhan bisnis, adalah keharusan untuk merancang pengujian
secara pararel dengan pengembangan perangkat lunak atau pemaketan. Hal ini
menghindari peningkatan pengulangan kerja, dan membantu mengidentifikasi
kesenjangan dan kemampuan resolusi waktu.

2. Penggunaan rancangan berbasis model untuk proses bisnis end-to-end: Hal
ini membantu organisasi menghindari upaya-upaya penyalinan selama tahapan
pengujian, dan menawarkan indikator-indikator terukur yang melanggar aturan
bisnis.

3. Perencanaan bagi Uji Fungsional Kritikal (CFT) : Rendahnya mutu
perangkat lunak yang memaksa pengunaan Uji Integritas dan Uji Penerimaan
Pengguna sehingga memakan waktu lebih lama. CFT memungkinkan organisasi mampu
membuat mekanisme dorong-kebelakang pada tahapan awal yang sangat mengurangi
jumlah jam kerja dalam satu proyek.

4. User Acceptance Testing (UAT) termasuk migrasi data: Lebih dari 50%
masalah produksi muncul akibat problem data, bukan aplikasi, pada saat
perpindahan data dari sistem sebelumnya (warisan) sehingga membutuhkan proses
yang rumit. Menambahkan data migrasi ke uji data selama UAT memungkinkan untuk
mengidentifikasi migrasi dan masalah-masalah lain terkait transformasi sebelum
menjalankan perangkat lunak.

5. Penggunaan otomatisasi bagi pengujian regresi: Biasanya,
organisasi-organisasi terus melakukan perbaikan kinerja agar tetap eksis
menghadapi perubahan bisnis dan produk-produk baru. Uji Regresi membantu
mencegah kesalahan, dan begitu diotomatisasi, secara substansial mampu menekan
waktu yang dibutuhkan sebelum masuk ke pasar.

Maveric Systems secara agresif melakukan ekspansi di Asia Tenggara, dan
menilai Indonesia sebagai potensi pasar yang mempunyai pertumbuhan tinggi bagi
bisnisnya.

Tentang Maveric Systems Ltd

Maveric Systems adalah perusahaan spesialis pengujian perangkat lunak
independen yang terpercaya dengan penguatan dan dedikasi penuh di sektor
E-governance, Perbankan, Jasa Keuangan, Asuransi, Telekomunikasi dan layanan
kesehatan. Dengan tingkat kepuasan pelanggan yang rata-rata mencapai 94 persen,
Maveric memberikan pelayanan pengujian perangkat lunak bagi klien-klien yang
berasal dari berbagai bidang. Portfolio klien Maveric tersebar di seluruh dunia
mulai dari lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan telekomunikasi, perbankan,
lembaga keuangan, perusahaan asuransi, perusahaan produk dan sistem integrasi.
Berkantor pusat di Chennai, perusahaan ini memiliki kantor di Bangalore,
Mumbai, Dubai, London, Kuala Lumpur, Riyadh dan New Jersey. Untuk informasi
lebih lanjut mengenai Maveric Systems, silahkan kunjungi www.maveric-systems.com

Kontak Wartawan:

Rice Communications untuk Maveric Systems
Daniel Hilarion Lim
Consultant
Email: daniel.lim@ricecomms.com
Tel: 65-6221-8322

Shruti Soni
Senior Consultant
Email: shruti.soni@ricecomms.com
Tel: 91-9873354750

SUMBER: Maveric Systems Ltd