Kemajuan Utama dalam Memerangi Lemak yang Resisten

AsiaNet 45369

SOPHIA ANTIPOLIS, Perancis, 4 Juli 2011 /PRNewswire-AsiaNet/ —

Sampai sekarang, belum ada cara yang terbukti secara ilmiah untuk
menghilangkan lemak yang resisten terhadap diet dan olahraga.

“Dampak stimulasi mekanis (mechano stimulation) pada profil ekspresi gen
dan mobilisasi lemak pada jaringan adiposa gluteofemoral perempuan*”

* Studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity Facts (April 2011, vol. 4,
hlm 121-129)

Untuk melihat Rilis Berita Multimedia, silakan klik:

http://multivu.prnewswire.com/mnr/prne/lpg/50526/

Kebiasaan makan yang buruk dan gaya hidup modern di mana orang kurang
berolahraga telah menciptakan epidemi di seluruh dunia yang terus meningkat:
obesitas (BMI > 30).

Sebanyak satu miliar orang dewasa di seluruh dunia dan dua puluh dua juta
anak di bawah usia lima tahun kelebihan berat badan.

Menghadapi masalah ini, LPG ingin meneliti efek stimulasi mekanis LPG(R)
pada sel-sel lemak untuk mendapatkan hasil yang terbukti dari dampak Cellu
M6(R) atas bidang lokal lemak.

Sekilas Penelitian ini:

Laporan: Kelebihan volume lemak khususnya resisten terhadap diet dan
olahraga karena sel-sel lemak kurang mampu menghilangkan lemak (mereka telah
mengurangi kemampuan lipolitik). Ini disebabkan fakta bahwa permukaannya
mengandung lebih banyak reseptor alfa (anti-lipolisis) daripada reseptor beta
(pro-lipolisis), yang tidak merespon dengan baik rangsangan hormon.

Metode: Prof. Max Lafontan (direktur riset yang sudah pensiun di INSERM
Toulouse) menggunakan dua teknik yang sangat canggih:

Dua belas pengamatan sebelum dan sesudah atas dua belas perempuan ginekoid
yang kelebihan berat badan (BMI > 25) menggunakan Cellu M6(R) generasi baru:

– Mikrodialisis (implantasi probe ganda) memungkinkan para peneliti
mempelajari jaringan adiposa dan lipolisis secara langsung.

Baru dua pusat riset di dunia yang menggunakan teknik ini: Dr Lafontan di
Toulouse dan Dr Arner di Swedia.

– Genom (keping DNA) memungkinkan peneliti mempelajari langsung variasi
ekspresi gen setelah biopsi jaringan adiposa.

Hasil-hasilnya Melampaui Ekspektasi:

Penelitian ini menggarisbawahi dampak yang cukup fungsional stimulasi
mekanis LPG(R) atas jaringan adiposa. Respon lipolitik meningkat 70% setelah 12
sesi dengan Cellu M6(R).

Penelitian genom menunjukkan bahwa tidak ada perubahan dalam sel-sel
lemak.

Kemajuan Pertama di Seluruh Dunia

Di mana diet dan olahraga telah gagal…

Stimulasi mekanis LPG(R) adalah mata rantai yang hilang untuk meniadakan
lemak setempat [catatan redaktur: selain diet sehat dan olahraga teratur].
Penemuan penting ini merupakan langkah pertama yang menjanjikan dalam
mengobati endapan adiposa resisten.

Anne Zuccarelli
+33(0)-1-53-32-28-00
anne.zuccarelli@vianova-rp.com

Sumber: LPG


A Major Advancement in the Fight Against Resistant Fat
SOPHIA ANTIPOLIS, France, July 4, 2011 /PRNewswire-AsiaNet/ —

Until now, there has been no scientifically proven way to eliminate fat that was resistant to diet and exercise.

“Impact of a mechano stimulation on gene expression profile and lipid mobilisation in female gluteofemoral adipose tissue*”

*Study published in the journal Obesity Facts (April 2011, vol. 4, pp. 121-129)

To view the Multimedia News Release, please click:

http://multivu.prnewswire.com/mnr/prne/lpg/50526/

Bad dietary habits and modern sedentary lifestyles have converged to create a worldwide epidemic that is constantly increasing: obesity (BMI > 30).

One billion adults around the world and twenty-two million children under the age of 5 are overweight.

Faced with this problem, LPG wanted to study the effect of LPG(R) mechano stimulation on fat cells to obtain proven results of the impact of Cellu M6(R) on localised areas of fat.

Overview of the Study:

Report: Excess fatty volume is particularly resistant to diet and exercise because fat cells are less able to eliminate fat (they have reduced lipolytic capabilities). This is due to the fact that their surface contains more alpha (anti-lipolysis) receptors than beta (pro-lipolysis) receptors, which do not respond well to hormone stimulation.

Methods: Prof. Max Lafontan (research director emeritus at INSERM Toulouse) used two highly sophisticated techniques:

Twelve before-and-after observations of twelve gynecoid, overweight (BMI > 25) females using new generation Cellu M6(R):

– The Microdialysis (implantation of a double probe) allowed researchers to study adipose tissue and lipolysis directly.

Only two research centres in the world use this technique: Dr Lafontan in Toulouse and Dr Arner in Sweden.

– The genomic (DNA chips) allowed researchers to directly study variations of gene expression after biopsy of adipose tissue.

Results Exceeding Expectations:

The study underscored the considerable functional impact of LPG(R) mechano stimulation on adipose tissue. Lipolytic response is increased by 70% after 12 sessions with Cellu M6(R).

The genomic study shows that there is no change in the fat cells.

First Worldwide Advance

Where diet and exercise have failed?

LPG(R) mechano stimulation is the missing link to eliminate localised fat [editor’s note: in addition to a healthy diet and regular exercise].

This important discovery is a promising first step in treating resistant adipose deposits.

Anne Zuccarelli
+33(0)-1-53-32-28-00
anne.zuccarelli@vianova-rp.com

Source: LPG