Kejenuhan Pasar Negara Berkembang Mendorong Perusahaan Telekomunikasi Melangkahke Segmentasi

AsiaNet 47308

SINGAPURA, 15 November 2011 /PRNewswire-Asia-AsiaNet/ —

Hingga saat ini, operator telekomunikasi di pasar negara berkembang
memiliki strategi tunggal yang jelas: akuisisi pelanggan. Penetrasi yang
relatif rendah di sebagian besar pasar dan lingkungan yang kompetitif berarti
bahwa seluruh pemain terfokus pada perluasan jaringan mereka dan mencari pangsa
pasar secepat mungkin.

Dan Amjad Khan Pathan, Manager Senior Loyalitas-Retensi untuk Perusahaan
Bidang Pengembangan Telekomunikasi Afghanistan, menjelaskan bahwa saat ini
situasi telah berubah secara dramatis.

“Banyak pasar negara berkembang yang mencapai kejenuhan, persaingannya
sengit dan ARPU berada dalam tekanan. Melakukan pengembalian investasi yang
signifikan dalam penyebaran jaringan tampaknya lebih sulit dari sebelumnya.
Selain itu, operator kian menyadari bahwa mereka tidak cukup memahami pendorong
yang nyata dari pembentukan nilai — ‘Apakah akuisisi baru saya
menguntungkan?’, ‘Bagaimana perpindahan pelanggan (churn) mempengaruhi nilai
perusahaan?’, ‘Bagaimana segmen yang berbeda dapat berkontribusi?’ dan ‘Apa
dampak garis bawah yang sebenarnya dari taktik pemasaran dan penjualan?’
merupakan beberapa pertanyaan sering terdengar,” kata Pathan, yang berbicara
pada KTT Tahunan ke-7 Ponsel Prabayar
(http://www.prepaidmobilesummit.com/Event.aspx?id=609450&MAC=PR ).

Asyer Yaqub Khan, Chief Commercial Officer Banglalink, juga yakin bahwa
segmentasi dapat menjadi solusi untuk mengurangi churn.

“Hal ini umumnya dicoba untuk menyederhanakan tarif dan membuatnya menjadi
satu kemasan yang semua orang akan menyukainya. Namun kemasan yang ada dalam
lingkungan yang kompetitif, akan berarti biaya terendah untuk semua tuas.
Memiliki berbagai kemasan berkualitas baik memungkinkan seseorang untuk bermain
dengan berbagai komponen tarif dan menciptakan segmen yang berbeda dengan
membuat pilihan tuas mereka lebih menarik,” ungkap Khan, yang juga akan
berbicara di KTT tersebut.

Tentang KTT Tahunan ke-7 Ponsel Prabayar 2012:

KTT Ponsel Prabayar 2012 telah berjalan selama 7 tahun dan merupakan
satu-satunya acara ponsel prabayar yang berdedikasi di Asia bagi para
profesional terkemuka dari berbagai operator dan penyedia layanan. Untuk
informasi lebih lanjut tentang konferensi ini, lihat enquiry@iqpc.com.sg atau
hubungi +65-6722-9388.

SUMBER: International Quality & Productivity Center (IQPC)


Emerging Market Saturation Forcing Telcos to Move to Segmentation

SINGAPORE, Nov. 15, 2011 /PRNewswire-Asia-AsiaNet/ —

Until recently, telecom operators in emerging markets had a clear, single strategy: customer acquisition. Relatively low penetration in most markets and benign competitive environments meant that all players were focused on the expansion of their networks and the capture of market share as fast as possible.

And Amjad Khan Pathan, Senior Loyalty-Retention Manager for Afghanistan’s Telecom Development Company, explains that today the situation has dramatically changed.

“Many emerging markets are reaching saturation, competition is fierce and ARPU is under pressure. Creating returns on significant investments in network deployment seems more difficult than ever. Increasingly, operators have realized that they do not sufficiently understand the real drivers of value creation — ‘Are my new acquisitions profitable?’, ‘How does churn affect company value?’, ‘How do different segments contribute?’ and ‘What is the true bottom line impact of marketing and sales tactics?’ are questions often heard,” said Pathan, who is speaking at the 7th Annual Prepaid Mobile Summit ( http://www.prepaidmobilesummit.com/Event.aspx?id=609450&MAC=PR ).

Asher Yaqub Khan, Chief Commercial Officer of Banglalink, also believes that segmentation could be the key to reduce churn.

“It is generally tempting to simplify your tariffs and carve out one package that everyone will love. However that package, in a competitive environment, will mean lowest charge for all levers. Having a broad range of well-defined packages allows one to play with various components of tariff and attract different segments by making their preferred levers more appealing,” said Khan, who will also be speaking at the Summit.

About the 7th Annual Prepaid Mobile Summit 2012:

Prepaid Mobile Summit 2012 has been running for 7 years and is the only dedicated prepaid mobile event in Asia for leading prepaid professionals from network operators and service providers. For more information on the conference, contact enquiry@iqpc.com.sg or call +65-6722-9388.

SOURCE: International Quality & Productivity Center (IQPC)