Dugaan Penggelapan; Norwegia Hentikan Dana untuk LSM Anti-Indonesia

AsiaNet 48506

WASHINGTON, 29 Februari 2012 /PRNewswire-AsiaNet/ —

– Skandal menimbulkan pertanyaan atas kredibilitas WWF, merusak reputasi

Pernyataan berikut ini dikeluarkan oleh Consumer Alliance for Global
Prosperity (CAGP):

World Wildlife Fund (WWF), salah satu organisasi lingkungan hidup terbesar
di dunia, tengah berupaya menyelamatkan reputasinya setelah pemerintah Norwegia
memutuskan untuk menghentikan bantuan kepada kelompok tersebut
[http://dailynews.co.tz/index.php/local-news/2155-norway-suspends-funding-to-wwf
] di tengah-tengah pernyataan bahwa dana yang ditujukan untuk inisiatif di
Tanzania telah digelapkan. Meskipun integritas WWF sedang diamati, pemerintah
Indonesia harus melakukan audit menyeluruh dari semua proyek yang didanai wajib
pajak asing yang dikelola oleh WWF dan menyelidiki contoh serupa dari salah
kelola keuangan.

“Selama beberapa tahun terakhir, WWF telah menggunakan kekuasaan
politiknya di Norwegia dan di seluruh dunia untuk meyakinkan pemerintah bahwa
mereka dapat menjadi mitra yang terpercaya dalam menjalankan inisiatif bantuan
guna membantu rakyat termiskin di dunia. Namun, skandal di Tanzania ini
menunjukkan sebaliknya. WWF telah berusaha memperpanjang moratorium yang
dilaksanakan sebagai bagian dari perjanjian konservasi Norwegia-Indonesia. Dan
pada bulan ini, WWF meluncurkan kampanye baru yang memaksa perusahaan terkemuka
Amerika membatalkan hubungan mereka dengan pihak-pihak kehutanan Indonesia,
yang akan membahayakan mata pencaharian ribuan rakyat Indonesia, membatasi
ekspor Indonesia ke AS dan menaikkan biaya bagi konsumen di Amerika. Lain waktu
WWF menasihati rakyat Indonesia tentang apa yang baik untuk negara mereka,
orang hanya harus melihat kekacauan yang telah WWF tinggalkan di Tanzania dan
bertanya pada diri sendiri apakah ini benar-benar kelompok yang layak diikuti
nasihatnya,” kata Andrew Langer, direktur Consumers Alliance.

“Pemerintah Indonesia harus menjelaskan bahwa organisasi bermasalah
seperti WWF tidak memiliki peran untuk dimainkan dalam mempengaruhi urusan
ekonomi dan lingkungan hidup internal negara berkembang. Pemerintah Norwegia
jelas telah bertindak tepat dalam menangguhkan dana ini untuk WWF. Dengan
begitu banyak yang dipertaruhkan, rakyat Indonesia juga harus berharap bahwa
pemerintah Norwegia akan mencegah pengaruh WWF yang tak semestinya merusak
hubungan erat yang dinikmati kedua negara ini. Salah satu inisiatif yang tak
boleh diganggu WWF adalah perjanjian konservasi hutan di Indonesia yang
ditandatangani bersama Norwegia dua tahun lalu.

“Sampai WWF membersihkan aksinya dan setiap sumber tunggal dana
pemerintahnya diaudit serta diperiksa secara ketat, pemerintah dan lembaga
global harus mengambil tindakan yang memastikan bahwa uang wajib pajak tidak
lolos standar longgar WWF dan jatuh ke tangan yang salah. Moratorium pendanaan
harus dilaksanakan sesegera mungkin. WWF telah berulang kali menggunakan
citranya yang rapi untuk mengambil uang dari pemerintah dan perusahaan dengan
tujuan menyerang inisiatif perdagangan global dan kebijakan yang nyata untuk
mengentaskan kemiskinan. Sekarang telah jelas terlihat: keterlibatan WWF lebih
membahayakan daripada menguntungkan. Para wajib pajak di negara-negara Barat
layak memperoleh yang lebih baik. Namun yang paling penting, begitu juga rakyat
miskin di negara berkembang.”

Karena berita tentang skandal di Tanzania terus menyebar, lebih banyak
pemerintah di seluruh dunia diharapkan meninjau perjanjian bantuan mereka
dengan WWF sampai organisasi tersebut dapat membuktikan diri telah menerapkan
tindakan yang diperlukan untuk mencegah hasil-hasil seperti itu terjadi di masa
depan. Ini merupakan perkembangan yang disambut hangat.

Consumers Alliance for Global Prosperity (CAGP)
[http://www.consumerprosperity.org/ ] adalah aliansi berorientasi aksi kelompok
advokasi yang meningkatkan perdagangan bebas, pertumbuhan ekonomi dan kebijakan
pro-konsumen di seluruh dunia. Kami bersemangat dalam membela hak-hak individu
dan kepentingan konsumen. CAGP adalah proyek Institute for Liberty, organisasi
advokasi nirlaba yang melestarikan hak-hak individu, melindungi kewirausahaan
di seluruh dunia, serta meningkatkan kesejahteraan baik di Amerika maupun luar
negeri.

SUMBER: Consumer Alliance for Global Prosperity (CAGP)

KONTAK: Andrew Langer, juru bicara, media@consumerprosperity.com


Allegations of Embezzlement; Norway Halts Funds to Anti-Indonesian NGO

WASHINGTON, Feb. 29, 2012 /PRNewswire-AsiaNet/ —

– Scandal raises questions of WWF credibility, tarnishes reputation

The following is being released by Consumers Alliance for Global Prosperity (CAGP):

The World Wildlife Fund (WWF), one of the world’s largest environmental organizations, is fighting to save its reputation after the Norwegian government decided to suspend aid to the group [http://dailynews.co.tz/index.php/local-news/2155-norway-suspends-funding-to-wwf ] amidst revelations that funds designated for initiatives in Tanzania had been embezzled. With WWF’s integrity under the microscope, the Indonesian government should undertake a thorough audit of all foreign taxpayer-funded projects managed by WWF and explore similar examples of financial mismanagement.

“For the last few years, WWF has used its political power in Norway and across the world to convince governments that they can be a reliable partner in carrying out aid initiatives to help some of the world’s poorest people. This scandal in Tanzania, however, suggests otherwise. WWF is already seeking to extend the duration of the moratorium implemented as part of the Norway-Indonesia conservation agreement. And just this month, WWF launched a new campaign to coerce leading American businesses to cancel their relationships with Indonesian forestry interests, which would jeopardize the livelihoods of thousands of Indonesians, restrict Indonesian exports into the US and raise costs for American consumers. The next time WWF lectures Indonesians about what’s good for their country, people should just look at the mess WWF has left in Tanzania and ask themselves whether this is really a group worth taking advice from,” stated Andrew Langer director of the Consumers Alliance.

“The Indonesian government should make it clear that scandal ridden organizations like WWF have no role to play in influencing the internal economic and environmental affairs of developing countries. The Norwegian government has clearly acted appropriately in suspending these funds to WWF. With so much at stake, Indonesians must also be hoping that the Norwegian government will prevent WWF’s undue influence from undermining the close ties that these two countries enjoy. One initiative where WWF should not interfere is Indonesia’s forest conservation agreement signed with Norway two years ago.

“Until WWF cleans up its act and every single source of its government funding is rigorously audited and examined, governments and global institutions must take steps ensure that taxpayers’ money doesn’t slip through WWF’s lax standards and into the wrong hands. A funding moratorium must be implemented as soon as possible. WWF has repeatedly used its clean-cut image to extract money from governments and business in order to attack global trade initiatives and real policies to alleviate poverty. It’s now clear for all to see: WWF’s involvement is doing more harm than good. Western taxpayers deserve better. But most importantly, so do the needy people in the developing world.”

As news of the scandal in Tanzania continues to spread, more governments around the world are expected to review their aid agreements with WWF until the organization can prove it has implemented the measures necessary to prevent such outcomes from occurring in the future. This is a welcomed development.

The Consumers Alliance for Global Prosperity (CAGP) [http://www.consumerprosperity.org/ ] is an action-oriented advocacy group that promotes free trade, economic growth and pro-consumer policies across the world. We are passionate in the defense of individual rights and the interests of consumers. CAGP is a project of the Institute for Liberty, a non-profit advocacy organization dedicated to preserving individual rights, protecting entrepreneurship worldwide, and promoting prosperity both in America and abroad.

SOURCE: Consumers Alliance for Global Prosperity (CAGP)

CONTACT: Andrew Langer, spokesman, media@consumerprosperity.com