India Bergabung dengan Jajaran Anggota CGAP

AsiaNet 49002

WASHINGTON, 13 April 2012 /PRNewswire-AsiaNet/ —

Secara lebih jelas dengan adanya pengaruh yang semakin kuat pada tingkat
keuangan global, India saat ini menjadi anggota terbaru CGAP, pusat kebijakan
independen dan penelitian di World Bank yang bertujuan untuk meningkatkan akses
keuangan bagi warga miskin di dunia.

(Logo: http://photos.prnewswire.com/prnh/20110412/MM81963LOGO)

India adalah negara penyumbang pertama dari pasar berkembang yang
bergabung dengan CGAP. Hal ini secara tradisional menjadi salah satu bukti
dasar yang terpenting untuk berbagai inisiatif akses keuangan.

Tilman Ehrbeck, Chief Executive Officer CGAP, mengungkapkan bahwa
keikutsertaan India pada keanggotaan CGAP menunjukkan perubahan dalam
kepemimpinan perekonomian di dunia sebagai ekonomi yang berkembang seperti
Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (disebut dengan negara-negara
BRIC), dengan mengakhiri masa transisi mereka dari negara berkembang menjadi
negara industri.

“Sebagai BRIC pertama yang menjadi anggota CGAP, India tidak hanya
menandakan perkembangan negaranya yang luar biasa tetapi juga pentingnya tujuan
untuk memberikan akses keuangan bagi lebih dari 2,5 miliar pekerja dewasa yang
saat ini masih tidak dapat membuka rekening bank resmi atau memperoleh
asuransi, serta pinjaman untuk bisnis dan rumah,” ungkap Ehrbeck. “India telah
menjadi perintis dan inovator dalam hal ini selama beberapa tahun, dan
penambahan jajaran anggota kami adalah penting serta kami sambut dengan senang.”

CGAP didukung oleh jaringan sebanyak lebih dari 30 kantor pengembangan dan
yayasan swasta yang berkontribusi pada misi CGAP untuk meningkatkan akses
keuangan bagi warga miskin di dunia dengan memberikan penelitian dan saran,
mendukung model bisnis baru dan dan jaringan distribusi, serta advokasi untuk
akses keuangan bagi warga miskin di negara-negara berkembang.

Langkah India untuk bergabung dengan jajaran anggota CGAP juga disambut
baik oleh Vijay Mahajan, Ketua Komite Eksekutif CGAP, Direktur Pelaksana BASIX
Microfinance dan Presiden Microfinance Institutions Network di India.

Mahajan mengungkapkan bahwa India melihat peranan CGAP yaitu antara lain
tugasnya dalam mendukung pekerjaan inklusi keuangan negara-negara Group of 20
(G20), sebagai alat penting untuk membawa perubahan bagi warga miskin di dunia.

“Hal ini menempatkan India di pentas dunia pada isu yang amat penting,”
ujar Mahajan. “India menjadi negara berkembang pertama dengan suara di badan
internasional utama mengenai topik penting ini dan kami memiliki rekam jejak
pengalaman dengan apa yang bekerja dan tidak, dalam penawaran akses keuangan
bagi penduduk yang kurang terlayani.

India bergabung dengan CGAP saat terjadinya kemajuan yang signifikan pada
masalah inklusi keuangan, dengan berbagai teknologi baru – antara lain layanan
perbankan melalui ponsel (mobile banking) – memperoleh penerimaan dengan cepat,
sementara pertumbuhan cepat mikro kredit didorong oleh perubahan pada penawaran
berbagai jenis produk, dan fokus pada perlindungan klien yang kuat serta agenda
keuangan mikro yang dipertanggung jawabkan.

SUMBER: CGAP

KONTAK: Di Washington: Jeanette Thomas
jthomas1@worldbank.org
+1-202-473-8869
+1-202-744-4829


India Joins Ranks of CGAP Members

WASHINGTON, Apr. 13, 2012 /PRNewswire-AsiaNet/ –-

In a clear sign of its increasing influence on the global financial stage, India has today become the newest member of CGAP, the independent policy and research center housed at the World Bank dedicated to improving financial access for the world’s poor.

(Logo: http://photos.prnewswire.com/prnh/20110412/MM81963LOGO)

India is the first of the new donors from emerging markets to join CGAP. It has traditionally been one of the most important proving grounds for a range of financial access initiatives.

Tilman Ehrbeck, CGAP’s chief executive officer, said India’s inclusion in CGAP’s membership showcases the shift in economic leadership in the world as emerging economies such as Brazil, Russia, India, China, and South Africa (the so-called BRIC countries) complete their transition from developing to industrialized countries.

“As the first BRIC to become a member of CGAP, India is not only signaling its own remarkable evolution but also the importance of the mission of providing financial access to the more than 2.5 billion working-age adults who today still can’t open a formal bank account or get insurance, or a business or home loan,” Ehrbeck said. “India has been a pioneer and an innovator in this regard for many years, and its addition to our ranks of members is valuable and welcome.”

CGAP is backed by a network of more than 30 development agencies and private foundations that contribute to CGAP’s mission to advance access to finance for the world’s poor by providing research and advice, fostering new business models and delivery channels, and advocating for financial access for poor people in developing countries.

India’s step to join the ranks of CGAP’s members was also welcomed by Vijay Mahajan, Chairman of CGAP’s Executive Committee, Managing Director of BASIX Microfinance, and President of the Microfinance Institutions Network in India.

Mahajan said India views CGAP’s role, including its work supporting the Group of 20 (G20)nations’ financial inclusion work, as an important vehicle for bringing about change for the world’s poor.

“This puts India at the world table on an issue of enormous importance,” Mahajan said. “India becomes the first developing country with a voice in the key international body on this important topic, and we bring a unique track record of experience with what works, and what doesn’t, in offering financial access to under-served populations.”

India joins CGAP at a time of significant progress on the issue of financial inclusion, with new technologies – such as mobile banking – gaining rapid acceptance, while the rapid growth of microcredit has been tempered by a shift toward offering a broader range of products, and a focus on strong client protection and the responsible microfinance agenda.

SOURCE: CGAP

CONTACT: In Washington: Jeanette Thomas
jthomas1@worldbank.org
+1-202-473-8869
+1-202-744-4829