Sejauh Mana Orang-orang Inggris akan Menghemat Biaya?

AsiaNet 49371

SINGAPURA, 18 Mei /PRNewswire-AsiaNet/ —

Survei mengungkapkan hampir tiga perempat wisatawan akan senang bepergian
jarak jauh dengan pesawat tanpa masalah

Sebuah studi yang dilakukan oleh situs pencarian perjalanan global
terkemuka Skyscanner [http://www.skyscanner.com ] mengungkapkan 74% wisatawan
akan bersedia mengorbankan tambahan yang diperoleh dengan maskapai penerbangan
tradisional untuk bepergian dalam jangka waktu lama (lebih dari empat jam)
dengan maskapai berbiaya murah.

Survei atas lebih dari 1800 wisatawan mendapati bahwa dari mereka yang
bersedia bepergian jarak jauh dengan pesawat dengan biaya murah, 48% akan
kehilangan ruang pribadi dan bertahan dengan ruang kaki yang terbatas hingga
sembilan jam agar sampai di tujuan, sementara hampir satu dari tiga (30%) akan
bersedia menempuh perjalanan selama 10 jam (setara dengan penerbangan dari
Singapura ke London). Namun 22% hanya akan memperoleh kenyamanan paling rendah
yang ditawarkan oleh maskapai berbiaya murah untuk waktu penerbangan yang
relatif sederhana selama empat hingga enam jam.

Studi ini juga menanyai para wisatawan tentang “tambahan” yang amat mereka
butuhkan untuk membujuk mereka agar terbang dalam jangka waktu lama dengan
biaya murah.

Dengan kebanyakan maskapai penerbangan berbiaya murah menawarkan jarak
kursi rata-rata hanya 29 inci, survei ini mengungkapkan bahwa ukuran
benar-benar tidak penting dengan lebih dari sepertiga (35%) wisatawan
memerlukan tambahan dua inci ruang kaki untuk perjalanan jarak jauh dengan
maskapai penerbangan tanpa masalah, dan akan memprioritaskan ruang kaki atas
hiburan dalam penerbangan (14%) atau bahkan makanan dan minuman dalam
penerbangan (9%) selama perjalanan jarak jauh. Sebanyak 18% ingin agar bagasi
gratis termasuk.

Sam Baldwin, Redaktur Perjalanan di Skyscanner berkata; “Hasil survei ini
menunjukkan terdapat permintaan yang pasti akan maskapai penerbangan berbiaya
murah yang mengoperasikan rute jarak jauh – tampaknya orang lebih senang
menyerahkan tingkat kenyamanan dalam rangka memenuhi selera mereka akan
perjalanan, selama harganya tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, maskapai
penerbangan berbiaya murah mulai memperkenalkan lebih banyak rute jarak
menengah, sehingga rute jarak jauh tidak akan layak ditambahkan.”

Tentang Skyscanner

Skyscanner adalah situs pencarian perjalanan terkemuka yang memberikan
perbandingan online seketika untuk jutaan penerbangan di lebih dari seribu
maskapai penerbangan, serta penyewaan mobil dan hotel.

SUMBER: Skyscanner


How Far Would Brits Go Low-Cost?

SINGAPORE, May 18 /PRNewswire-AsiaNet/ —

Survey reveals almost three quarters of travellers would be happy to fly long haul with no frills

A study conducted by leading global travel search site Skyscanner [http://www.skyscanner.com ] reveals 74% of travellers would be willing to sacrifice the extras received with traditional airlines in order to travel long haul (more than four hours) with a budget carrier.

The survey of more than 1800 travellers found that of those willing to fly long haul low cost, 48% would forfeit their personal space and endure limited legroom for anything up to nine hours in order to reach their destination, while nearly one in three (30%) would be willing to sit out a bum breaking 10-hour flight (equivalent of a flight from Singapore to London). However 22% would only endure the basic levels of comfort offered by budget airlines for a relatively modest flying time of four to six hours.

The study also questioned travellers on the “extras” they would most need in order to persuade them to fly long haul low cost.

With most low cost airlines offering an average seat pitch of just 29 inches, this survey reveals that size really does matter with more than a third (35%) of travellers requiring an extra two inches of legroom in order to travel long haul with a no-frills airlines, and would prioritise legroom over in-flight entertainment (14%) or even in flight food and refreshments (9%) for the duration of the long haul journey. 18% wanted free hold baggage included.

Sam Baldwin, Travel Editor at Skyscanner said; “The results of this survey show there is a definite demand for low cost airlines to operate long haul routes – it appears people are more than happy to surrender some level of comfort in order to satisfy their taste for travel, as long as the price is right. In recent years, low cost airlines have started to introduce more mid haul routes, so it is not unfeasible that long haul routes could be next to be added.”

About Skyscanner

Skyscanner is a leading travel search site providing instant online comparisons for millions of flights on over a thousand airlines, as well as hotels and car hire.

SOURCE: Skyscanner