Pameran Dagang Terbesar di Dunia

AsiaNet 49474

GUANGZHOU, China, 28 Mei 2012 /PRNewswire-Asia-AsiaNet/ —

“Mendorong Pertumbuhan di Masa yang Sulit”

Kondisi keuangan dan lapangan pekerjaan yang sulit di Eropa dan Amerika
Serikat telah berdampak atas perdagangan di Canton Fair ke-111, pameran dagang
terbesar di dunia yang digelar di China yang berakhir pada awal bulan Mei ini,
meskipun kemunduran yang terjadi jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang
telah banyak diharapkan.

Acara ini tetap berhasil menunjukkan beberapa jumlah yang memecahkan
rekor: pada tanggal 4 Mei, 210.000 pembeli dari 213 negara dan wilayah telah
hadir di pameran ini, masing-masing lebih dari 0,23% dan 1,23% dari sesi ke-110
dan 109 pada tahun 2011.

Masa-masa sulit yang kini terjadi di Amerika dan Eropa tercermin pada
jumlah nilai perjanjian ekspor yang disepakati di Pameran tersebut. Jumlah ini
menurun sebesar 2,3% dari tahun ke tahun menjadi US$36,03 miliar, turun sebesar
4,8% dari sesi musim gugur tahun lalu. Jumlah perdagangan di Amerika dan Eropa
menurun masing-masing sebesar 8,1% dan 5,6%.

Dalam catatan positif jumlah perjanjian ekspor yang disepakati dengan
perusahaan yang berbasis di pasar berkembang – seperti India, Brazil dan Rusia
– menunjukkan peningkatan sebesar 4,1%. Jumlah perdagangan dengan negara-negara
Afrika juga meningkat tajam hingga 13,5%. Angka ini menunjukkan peningkatan
pasar berkembang sebagai bintang baru di dunia, dan Canton Fair, menjadi salah
satu pameran dagang yang paling berpengaruh untuk impor dan ekspor global,
dengan menawarkan peluang bisnis untuk pertumbuhan bahkan di masa yang sulit
sekalipun.

Pengalaman mereka yang mengunjungi Pameran ini juga sangat positif. “Ini
adalah pertama kalinya saya mengunjungi Canton Fair,” ujar Kristrian Holmqvist,
pembeli dari perusahaan dagang di Finlandia. “Pameran ini menghemat banyak
waktu saya untuk bepergian ke banyak tempat guna mencari pemasok baru. Dalam
masa krisis keuangan di seluruh dunia, cukup sulit mengatakan bahwa hal ini
memiliki efek khusus untuk bisnis saya. Tetapi Canton Fair memberikan ide yang
lebih baik dalam melakukan bisnis perdagangan dan menjadikan kami lebih
kompetitif.”

Saya berpikir bahwa perekonomian dunia tengah mengalami resesi, tetapi ini
merupakan waktu yang baik bagi kami untuk berkembang,” ungkap Hasan El Bizri
dari Brazil.

Dengan biaya angsuran selanjutnya dari Canton Fair akan dimulai pada bulan
Oktober, penyelenggara acara berharap untuk memberikan sambutan hangat bagi
seluruh pembeli internasional. “Di mana ada orang, di sana juga ada peluang
bisnis dan harapan,” ujar seorang staf dari pameran dagang ini.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:
http://www.cantonfair.org.cn/en/index.asp

SUMBER: China Foreign Trade Centre (CFTC)


World’s Largest Trade Show

GUANGZHOU, China, May 28, 2012 /PRNewswire-Asia-AsiaNet/ —

“Encouraging Growth at a Difficult Time”

Difficult financial and job market conditions in Europe and the United States have impacted on trade at the 111th Canton Fair, the world’s largest trade show held in China concluded early this May, although the slowdown was far less than many had expected.

The event still managed to post some record-breaking figures: as of May 4th, 210,000 buyers from 213 countries and regions had attended, up 0.23% and 1.23% from the 110th and 109th sessions in 2011 respectively.

Troubling times in the US and Europe were reflected in the total value of export deals concluded at the Fair. These fell 2.3% year-on-year to US$36.03 billion, down 4.8% from last year’s autumn session. The trade volume of the US and Europe was down 8.1% and 5.6% respectively.

On a positive note the number of export deals concluded with companies based in emerging markets – such as India, Brazil and Russia – displayed an encouraging 4.1% increase. The volume of trade with African countries also rose sharply to 13.5%. These figures illustrate the rising of emerging market as new stars of the world, and Canton Fair, being one of the most influential trade events in global import and export, offers business opportunities for growth even at a difficult time.

The experience of those who visited the Fair was also overwhelmingly positive.”This is my first time to be in the Canton Fair,” said Kristrian Holmqvist, a buyer from a trading company in Finland. “It saved me a lot of time from going to many places to search for new suppliers. For the financial crisis around the world, it’s hard to say that it has specific effect on my business. But the Canton Fair does provide better ideas on doing trade business and make us to be more competitive.”

“I think the world economy is experiencing a recession, but it is a good time for us to develop,” said Hassan El Bizri from Brazil.

With the next installment of the Canton Fair set to kick off in October, event organizers look forward to extending a warm welcome to all international buyers. “Where there are people, there are business opportunities, and there is hope,” said one staff from the trade show.

For further information please visit: http://www.cantonfair.org.cn/en/index.asp

SOURCE: China Foreign Trade Centre (CFTC)