Data Baru Mengungkapkan Ketidaktahuan Publik Tentang Dampak Penyakit Paru

AsiaNet 49805

LONDON, 27 Juni/PRNewswire-AsiaNet/ —

Data baru yang diumumkan oleh Forum of International Respiratory Societies
(FIRS) bertepatan dengan Hari Spirometri Dunia hari ini telah mengungkapkan
kurangnya pemahaman dan kepedulian di antara masyarakat tentang pembunuh
terbesar di dunia[1] – penyakit paru-paru, yang sekarang merenggut jiwa hampir
4 juta orang per tahun[2].

Meskipun tingginya insiden penyakit paru-paru, penelitian yang dilakukan
oleh YouGov di empat benua menunjukkan bahwa orang lebih khawatir soal kanker,
penyakit jantung dan stroke[3]. Kurangnya perhatian ini bahkan lebih mencolok
karena data menunjukkan bahwa sementara penyakit utama lainnya telah menurun
sebagai penyebab kematian dalam tiga dekade terakhir, kematian akibat COPD
meningkat dua kali lipat pada periode yang sama.

Jajak pendapat publik ini, yang juga meremehkan dampak penyakit paru-paru,
mengungkapkan kurangnya pemahaman tentang cara menanganinya. Terlepas dari
kenyataan bahwa uji paru-paru sederhana seperti spirometri dapat membantu
mendeteksi kondisi seperti COPD dan asma sebelum timbulnya gejala yang
melemahkan, survei tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar, 57%, responden
tidak pernah memeriksakan paru-paru mereka.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa 70% mengira bahwa penderita
penyakit paru-paru tidak dapat melakukan olahraga ringan seperti berenang.
Namun, dalam kenyataannya, aktivitas fisik dapat membantu menangani dan
mengurangi gejala penyakit paru-paru seperti sesak napas, bahkan dalam kasus
yang paling parah.

Ketika dunia bersiap menghadapi Olimpiade, FIRS menggunakan data ini untuk
mengajak masyarakat memeriksakan paru-paru mereka dan bersikap aktif untuk
meningkatkan kesehatan paru-paru mereka. Pada Hari Spirometri Dunia, dan selama
persiapan Olimpiade, para profesional bidang kesehatan akan turun ke jalan di
seluruh dunia untuk menggelar acara uji paru-paru publik guna meningkatkan
kesadaran akan pengujian spirometri. Uji tersebut, yang biasanya membutuhkan
waktu kurang dari 10 menit[4], adalah cara yang paling efektif untuk menguji
kesehatan paru-paru.

Ketua FIRS dan Presiden European Respiratory Society (ERS), Klaus Rabe,
berkata:

“Penyakit paru-paru kronis merupakan masalah kesehatan utama namun –
sebagaimana yang ditunjukkan jajak pendapat FIRS ini – bebannya terus
diremehkan. Terdapat ketidaktahuan yang meluas tidak hanya seputar keseriusan
penyakit paru-paru tetapi juga tentang apa yang dapat dilakukan untuk
mencegahnya. Karena negara-negara di seluruh dunia merayakan keberhasilan atlet
terbaik di dunia – kita merasa waktunya tepat untuk fokus pada bagaimana kita
semua dapat meningkatkan kesehatan paru-paru kita.

Para pendukung termasuk atlet dayung Olimpiade asal Norwegia, Olaf Tufte,
yang telah meraih dua medali emas dan satu medali perak, meskipun menderita
asma alergi yang parah:

“Saya bertekad untuk tidak membiarkan asma saya membatasi saya atau
membatasi ambisi saya. Sebaliknya, saya melihatnya sebagai satu di antara
banyak tantangan yang harus saya kuasai untuk memenangkan pertandingan.
Penderita penyakit paru-paru dapat hidup sehat dan aktif – jika mereka
mengambil langkah untuk memastikan kondisi mereka teridentifikasi cukup dini
dan diobati dengan baik ”

Untuk informasi tentang Hari Spirometri Dunia, dan acara pengujian
yang berlangsung di daerah Anda atau di Eropa, silakan kunjungi:
http://www.wsd2012.european-lung-foundation.org

1. Organisasi Kesehatan Dunia, Sepuluh Penyebab Kematian. Lembar Fakta no.
310. Terakhir diakses pada 18.04.12 di
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs310/en/index.html. Ketika semua
penyakit paru-paru (infeksi saluran pernapasan bawah, kanker paru, penyakit
paru obstruktif kronik (COPD) dan TBC) digabungkan, penyakit paru-paru adalah
penyebab utama kematian.

2. Aliansi NCD, Penyakit Pernafasan Kronis, terakhir diakses pada 07.03.12
di: http://www.ncdalliance.org/node/39

3. Penyakit yang paling ditakuti (dalam urutan) adalah: Kanker (38%),
Penyakit Jantung (19%), dan Stroke (9%). Sumber Survei YouGov, Mei 2012

4. European Lung Foundation, Lembar Fakta Spirometri,
http://www.european-lung-foundation.org/11715-spirometry.htm

SUMBER: Forum of International Respiratory Societies (FIRS)


New Data Reveals Public Ignorance About the Impact of Lung Disease

LONDON, June 27/PRNewswire-AsiaNet/ —

New data released by the Forum of International Respiratory Societies (FIRS) to coincide with World Spirometry Day today has revealed a lack of understanding and concern among the public about the world’s biggest killer[1] – lung disease, which now claims the lives of almost 4 million people a year[2].

Despite the high incidence of lung disease, research conducted by YouGov across four continents revealed that people are more worried about cancer, heart disease and stroke[3]. This lack of concern is even more striking as data shows that while the other major diseases have been decreasing as a cause of death in the last three decades, death due to COPD has doubled in the same period.

As well as underestimating the impact of lung disease, the public poll reveals a lack of understanding about how to manage it. Despite the fact that simple lung tests like spirometry can help detect conditions such as COPD and asthma before the onset of debilitating symptoms, the survey revealed that the majority, 57%, of respondents have never had their lungs tested.

The research also revealed that 70% thought that those with lung disease were unable to undertake even moderate exercise like swimming. However, in reality, physical activity can help to manage and improve the symptoms of lung disease such as breathlessness, even in the most severe cases.

As the world gears up to the Olympics, FIRS is using the data to urge people to get their lungs tested and to get active to improve their lung health. On World Spirometry Day, and throughout the build up to the Olympics, healthcare professionals will be taking to the streets across the globe to run public lung testing events to raise awareness of spirometry testing. The test, which usually takes less than 10 minutes[4], is the most effective way of testing lung health.

The Chair of FIRS and President of the European Respiratory Society (ERS), Klaus Rabe, said:

“Chronic lung disease is a major health issue but – as the FIRS poll shows – its burden continues to be underestimated. There is widespread ignorance not only around the seriousness of lung disease but about what can be done to prevent it. As countries across the world celebrate the achievements of the world’s best athletes – we feel the time is right to focus on how we can all improve our lung health.

Supporters include Norwegian Olympic rower, Olaf Tufte, who has won two gold and one silver medal, despite suffering from severe allergic asthma:

“I am determined not to let my asthma limit me or restrict my ambitions. Instead, I see it as one challenge among many that I need to master in order to come top in my sport. People with lung conditions can lead healthy, active lives – if they take steps to ensure their condition is identified early enough and treated well.”

For information about World Spirometry Day, and testing events taking place in your area or across Europe, please visit: http://www.wsd2012.european-lung-foundation.org

1. World Health Organization, Top Ten Causes of Death. Fact Sheet no. 310. Last accessed on 18.04.12 at http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs310/en/index.html. When all lung diseases (Lower respiratory infections, lung cancer, chronic obstructive pulmonary disease (COPD) and tuberculosis) are combined, lung diseases are the leading cause of death.

2. NCD Alliance, Chronic Respiratory Diseases, last accessed on 07.03.12 at:http://www.ncdalliance.org/node/39

3. The most feared diseases (in order) are: Cancer (38%), Heart Disease (19%), and Stroke (9%). Source YouGov Survey, May 2012

4. European Lung Foundation, Spirometry Factsheet, http://www.european-lung-foundation.org/11715-spirometry.htm

SOURCE: Forum of International Respiratory Societies (FIRS)