Ketua Nippon Foundation, Sasakawa, Ditunjuk oleh Pemerintah Jepang SebagaiUtusan Khusus untuk Membantu Myanmar Mewujudkan Rekonsiliasi

AsiaNet 52148

TOKYO, 20 Februari 2013 /Kyodo JBN-AsiaNet/ —

Pada rapat Kabinet tanggal 19 Februari, Pemerintah Jepang mengutus Ketua
Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, sebagai perwakilan khusus Jepang untuk
membantu terwujudnya rekonsiliasi etnis di Myanmar. Jabatan yang baru saja
dibentuk ini tak memiliki masa jabatan tetap.

Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, menyatakan pada konferensi pers
bahwa dengan penunjukan Sasakawa, Jepang “akan berusaha memfasilitasi proses
rekonsiliasi antara pemerintah Myanmar dan kaum etnis minoritas,” yang
menurutnya diharapkan mampu menciptakan kemajuan positif.

Jabatan resmi Sasakawa adalah “Utusan khusus Pemerintah Jepang untuk
Rekonsiliasi Nasional di Myanmar.” Dengan statusnya sebagai seorang pelayan
negara yang memiliki tugas khusus, Sasakawa akan mewakili Pemerintah Jepang
dalam berhubungan dengan Pemerintah Myanmar, kaum etnis minoritas, dan
pemerintah negara-negara lainnya dalam upaya mewujudkan rekonsiliasi nasional.

Nippon Foundation, organisasi kemanusiaan yang berbasis di Tokyo, telah
sering membantu Myanmar, seperti saat memerangi penyakit Hansen (Kusta) dan
membangun banyak sekolah saat negara tersebut dikuasai junta militer. Pada Juni
2012, Sasakawa ditugasi oleh Pemerintah Jepang untuk menjadi “Duta Niat Baik
untuk Kesejahteraan Ras Nasional di Myanmar.”

Sejak pengambilalihan kekuasaan negara tersebut, beliau telah menjadi
pelopor dalam memberi bantuan, seperti pasokan beras dan obat-obatan ke
wilayah-wilayah kaum minoritas. Sebagai Utusan Khusus, Sasakawa berkata “Tidak
akan ada persatuan dan demokratisasi di Myanmar tanpa adanya rekonsiliasi
berbagai kelompok etnis yang berbeda-beda,” ia menambahkan bahwa ia akan
menjalankan tugas-tugasnya dan sadar sepenuhnya akan tanggung jawab yang
disandangnya.

Penunjukan Sasakawa oleh Pemerintah Jepang serupa dengan yang dilakukan
pada tahun 2002 kepada Yasushi Akashi, mantan Wakil Sekjen PBB, yang mewakili
Jepang dalam membantu mewujudkan perdamaian dan rekonstruksi di Sri Lanka.

SUMBER: The Nippon Foundation

Kontak:
Natsuko Tominaga / Makoto Wada
Departemen Hubungan Masyarakat
The Nippon Foundation
Tel.: +81-3-6229-5131
E-mail: pr@ps.nippon-foundation.or.jp


The Nippon Foundation Chairman Sasakawa Named Japanese Government’s Special Envoy to Help Achieve Reconciliation in Myanmar

TOKYO, Feb. 20. 2013 (ANTARA/Kyodo JBN-AsiaNet) —

At a Cabinet session on February 19, the Government of Japan named Nippon Foundation Chairman Yohei Sasakawa as its special representative to help achieve ethnic reconciliation in Myanmar. The newly created post has no fixed tenure.

Chief Cabinet Secretary Yoshihide Suga said at a news conference that with the appointment of Sasakawa, Japan “will work to facilitate the process of reconciliation between Myanmar’s government and ethnic minorities,” which he said is expected to make progress.

Sasakawa’s official title is “Special Envoy of the Government of Japan for National Reconciliation in Myanmar.” With his status as a national civil servant with special duties, Sasakawa will represent the Government of Japan in contacting the Myanmar government, ethnic minorities and the governments of other countries in a bid to attain national reconciliation.

The Nippon Foundation, a Tokyo-based philanthropic organization, has long assisted Myanmar through such means as combating Hansen’s disease (Leprosy) and building schools since the days when that country was under military rule. In June 2012, Sasakawa was assigned by the government to act as “Goodwill Ambassador for Welfare of the National Races in Myanmar.”

He has since taken the lead in offering assistance such as the supply of rice and medical goods to the areas that are home to the minorities. Upon being named the Special Envoy, Sasakawa said “there would be no unification and democratization of Myanmar without reconciliation among the different ethnic groups,” adding that he would perform his duties fully aware of the heavy responsibility placed upon him.

Sasakawa’s appointment by the Government of Japan is comparable to similar responsibilities given in 2002 to Yasushi Akashi, former Under-Secretary-General of the United Nations, to represent Japan to help achieve peace and reconstruction in Sri Lanka.

SOURCE: The Nippon Foundation

CONTACT:
Natsuko Tominaga / Makoto Wada
Public Relations Department
The Nippon Foundation
Phone: +81-3-6229-5131
E-mail: pr@ps.nippon-foundation.or.jp